Saturday, April 27, 2013

"cobaan itu... tanda sayang Allah padaku"

tidak ada sedikit pun kata menyesal akan hal ini. mungkin awalnya aku memang sangat marah. tapi setelah itu, aku menerima semuanya dengan dada yang sangat lapang. tidak ada benci, mungkin hanya sedikit rasa risih yang harus segera aku biasakan. aku ingin menolak tapi tubuh ini selalu menerima. aku ingin menyudahi, tapi tubuh ini menginginkan lagi. apa yang harus aku lakukan? diam untuk terus mengikuti permintaan tubuh ini? atau membantah untuk membuat tubuh ini terhempas lebih kronis? entahlah...


mulutku sangat pahit, tapi aku harus terus memakan berbagai macam obat untuk membereskan kembali organ di tubuh ini.
tenggorokan ini cukup lecet untuk seringkan dimasukan kapsul, tablet atau alat
mata ini bosan untuk terus mengeluarkan air mata, tanda untuk menahan ketidak kuatan akan perlakuan alat-alat itu ketika mencoba bergabung dengan tubuh ini.
telapak tangan ini terlalu senang untuk menggumpal helaian kain dimana aku membaringkan tubuh ini, iya.. itu lah cara berontakku

aku tidak meminta untuk Allah hentikan semua cobaan ini, tapi aku hanya ingin memohon kuatkan aku untuk menerima setiap cobaan yang aku dapat. ini kah tanda sayangmu kepadaku ya Allah? jika iya.. aku sangat berterimakasih untuk semua hal ini. maafkan aku, kalau aku masih suka merengek untuk menolak atau suka merasa cukup untuk semuanya. suburkanlah hati ini dengan pupuk sabar dan air keikhlasan ya Allah.

No comments:

Post a Comment

huf.